Pas aku lagi nulis post ini, di depan aku ada segerombolan anak SMA lagi teriak ketawa-ketawa. Perasaan aku langsung campur aduk. Aku keinget masa-masa ketika aku di posisi
mereka, waktu aku masih di Lombok. Waktu itu Lombok belum ada gubernur kayak
sekarang, masih dipimpin sama Gatot Kaca. Daerah Senggigi masih
pegunungan. Sangkareang masih jadi danau. Boro-boro ada mall, pendopo gubernur
aja temboknya daun kelapa.
Buat anak-anak yang baru lulus SMA, dunia seakan dalam genggaman. Kita merasa seakan-seakan sudah menaklukkan dunia. Semua kerja keras dan
pengorbanan terbayar lunas dengan kelulusan. Jadi jangan heran kalau
mereka terlihat agak berlebihan pas lagi selebrasi kelulusan. Itu
benar-benar wajar.